Indonesia Headquarters

Indonesia Headquarters
 

Steven Kusnadi

Jalan Sultan Iskandar Muda no. 8G

6221-7202266
6221-7258151
 

 

 

 

 

 

Jakarta Penjaringan

Indonesia Headquarters
 

PT. Rajawali Kreasindo Pratama

Jalan Muara Karang Raya No.30 Jakarta 14450

 021-22667461

Signarama Indonesia - Jakarta

Signarama, the world's largest sign franchise, is part of a successful system of business-to-business franchises under United Franchise Group. Our award-winning network of sign centre includes more than 850 locations in 50 countries - truly making us "where the world goes for signs."

For more than 20 years we have been serving communities with quality products and customer service. Now that we have grown to become the world leader in signage, we still work hard to maintain the localised support and individual attention that made us who we are today.

Our commitment to quality is unmatched in the industry. We know the importance of brand awareness and the effect it has on the bottom line. Signage plays an integral part in the recognition of a brand and therefore quality is imperative.

At Signarama, we believe in going the extra mile to produce more than just quick, standard signage. Each and every Signarama sign centre offers full-service signage options that you simply cannot get anywhere else. Whether one sign or hundreds, temporary banners or permanent monument signs, we are committed to providing an exceptional experience for every customer each and every time.

Signarama adalah waralaba sign atau tanda terbesar di dunia dan merupakan bagian dari sistem waralaba bisnis-ke-bisnis yang sukses di bawah naungan United Franchise Group. Kami sebagai pemenang penghargaan jaringan pusat sign/tanda dengan mencakup lebih dari 850 lokasi di 50 negara - benar-benar membuat kami sebagai tempat "Dimana Dunia Membuat Sign."

Selama lebih dari 20 tahun kami telah melayani masyarakat dengan kualitas produk dan layanan pelanggan. Sekarang kami telah tumbuh menjadi pemimpin dunia dalam hal signage, kami masih bekerja keras untuk mempertahankan dukungan lokal dan perhatian individu yang menjadikan kami siapa kami sampai hari ini.

Komitmen kami untuk kualitas tak tertandingi dalam industri ini. Kami tahu pentingnya kesadaran merek dan efeknya terhadap hasil akhir. Signage memainkan bagian integral dalam pengakuan merek dan karena itu kualitas sangat penting.

Di Signarama, kami percaya akan memberi perhatian extra untuk menghasilkan lebih dari sekedar signage standar. Pada setiap pusat signage kami, Signarama, menawarkan layanan lengkap aneka pilihan signage dimana Anda tidak bisa mendapatkan tempat lain. Apakah itu satu sign atau ratusan, spanduk sementara atau tanda monumen yang permanen, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang luar biasa untuk setiap pelanggan setiap saat.


Testimonials

“Our company need a company signage, my friend introduce to us Signarama Indonesia. We meet with Signarama Indonesia representative Mr. Steven Kusnadi, he convinced me at the first meeting, I decided to use Signarama. Second stage is design the sticker signage, Mr. Steven Kusnadi come again to my office to show me the design and immediately I said Great I love it lets proceed! They have a very good design team, design exactly what I want!

Third stage is installing the signage sticker, Mr. Steven Kusnadi come again the third time to my office with his team, they do the installation. This time I was not around. Mr. Steven Kusnadi deal with my staff. Signarama Indonesia team installed nearly half a day and Mr. Steven Kusnadi told my staff this part signage sticker is not perfect, customer (Erwin Husin) will complain, tomorrow they will come again and replace it. When I come back to the office, my staff told me the story, I said Bravo! Mr. Steven Kusnadi is a very responsible and perfectionist man!

After installation Mr. Steven Kusnadi send us a thank you card, I said Bravo again! This is the type of company I will be dealing with in the future for all my company marketing promotion signage. Their price is reasonable as well. Good quality, good customer service, reasonable price, solve customer problem that’s the most important part! My time is extremely limited, I need a reliable and trustable partner – Signarama Indonesia Mr. Steven Kusnadi is the one! Good Job Signarama!”

---- Erwin Husin, President Director of PT. Husin Intelligence Group (Husin Group), one of the largest executive search and workshop company in South East Asia.

Press Releases

Signarama: Cerah Masa Depan Industri Sign di Indonesia

by JAKARTA OBSERVER

Pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan makin pesatnya perkembangan dunia usaha di berbagai daerah di Indonesia diyakini akan mendorong industri sign(signage atau tanda) berkembang pesat. Bisnis yang berkait dengan pencetakan segala grafis visual (visual graphic) dengan kualitas terbaik ini akan menjadi trend ke depan.

“Ini merupakan bisnis multi-million dollars, yang menangani segmen pasar yang sangat luas. Tuntutan dalam perkembangan dunia usaha di Indonesia saat ini dan ke depan akan semakin membutuhkan signage, dan ditinggalkannya pembuatan sign tradisional. Usaha ini sangat cerah di Indonesia,” kata Steven Kusnadi, Direktur PT Priyamitra Satwika, masterfranchise Signarama Indonesia di Jakarta, hari ini.

Menurut Steven, pentingnya signage yang berkualitas akan memberikan citra dunia usaha yang menggunakan sign menjadi berkelas di mata konsumennya dan akan meningkatkan apresiasi bagi kemajuan dunia usaha pengguna signage. “Sign yang berkualitas sangat menunjang kemajuan dunia usaha. Katakanlah sign brand atau merek di depan toko atau kantor buram dan jelek tentu akan negatif di mata konsumen,” kata Steven.

Diakuinya istilah “Sign” memang masih belum familiar di Indonesia, namun di dunia istilah itu sudah menjadi istilah umum yang bisa dipahami dengan baik, sebagai bentuk grafis visual yang dibuat untuk menginformasikan khalayak khusus tentang pesan tertentu, bisa berbentuk Outdoor/Indoor Signs, Banners, Decals, Lettering, Vehicle Wraps, Display, Neon Signs dan lainnya.

Signarama adalah satu-satunya perusahaan di Indonesia saat ini yang bergerak dalam bidang “one stop full service retail signs business” dengan layanannya meliputi: business services, design services, dan digital printing. Hasil kerjanya pun banyak dinikmati dari pemilik usaha toko, mall, hotel hingga kantor-kantor dan pameran-pameran besar, dari perusahaan kecil, menengah hingga besar.

“Publik Indonesia mungkin masih belum familiar dengan istilah sign atau sign industry. Ada juga yang menyebutnya seperti digital printing tapi tidak tepat karena sign industry ini jauh lebih luas cakupan maupun segmen pasarnya,” sambung Steven saat ditemui di kantornya Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan.

Signarama akan hadir pada event International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (the 13 IFRA) 2015 di Jakarta Convention Center, 29-31 Mei 2015 mendatang. Para pebisnis yang mau masuk ke bisnis ini atau konsumen bisa mengenai selak-beluk bisnis ini.

Dimulai pada tahun 2013, PT Priyamitra Satwika sebagai pemegang master franchise Signarama, perusahaan ini dipercayakan untuk mengembangkan bisnis Signarama di Indonesia. Sudah 29 tahun Signarama menjadi bagian dari kesuksesan sistem business-to-business franchise brands, dan menjadisign di bagian terdepan industri ini di seluruh dunia.

Menurut Steven, pasar signage di dunia mengalami pertumbuhan rata-rata 15 persen per tahun dengan nilai 49 miliar dolar AS (2011), dan menurut International Sign Association (ISA), industri ini angka ini akan terus bertumbuh sejalan dengan perluasan industri sign di dunia.

Signarama sendiri saat ini sudah ada 1.000 outlet di seluruh dunia di 52 negara, termasuk Singapura dan Australia, dan brand Signarama menjadi brand besar dunia yang masuk ke dalam Top 100 Global Franchise tahun 2015 oleh Franchise Direct. Signarama yang sudah ada sejak 3 dekade lalu di Florida, Amerika Serikat, memproyeksikan tahun 2016 mendatang akan tersebar di 1.200 lokasi di seluruh dunia.

“Signarama adalah satu-satunya perusahaan di Indonesia saat ini yang bergerak dalam bidang ‘one stop full service retail signs business’. Visi kami untuk menjadi pioner dalam bisnis ini dengan pemilikan waralabanya di seluruh Indonesia,” kata Steven.

Signarama berperan sebagai konsultan yang akan membantu customer dalam membuat Sign Program yang cocok untuk kebutuhan bisnis customer. Signarama membantu membuatkan design dalam waktu singkat dan dengan biaya yang terjangkau, sedangkan dalam pencetakan, Signarama dilengkapi dengan mesin-mesin yang canggih.

Tapi apa saja sih yang disebut sign ini? Ada banyak. Antara lain Building Signs, Custom Signs, Floor Mats, Magnetic Signs, Parking Signs, Real Estate and Site Signs, Pos and Panel Signs, Safety Signs, Sidewalk Signs, Traffic Signs, Yard Signs.

Kemudian Banners antara lain Custom Vinyl Banners, Banner Stands, Fabric Banners, Mesh Banners, Hanging Banners, Inflatables, Pennants and Buntings, Flag. Decals antara lain Custom Decals, Bumper Stickers, Window Decals and Graphics, Floor Decals, Wall Decals and Murals. Huruf/Lettering antara lain Vinyl RTA Lettering, Vehicle Lettering, Wall Lettering, Window Lettering, Channel Letters, Specialty Lettering hingga pengerjaan signs untuk kendaraan/vehicle antara lain Vehicle Graphics, Vehicle Lettering, Vehicle Wraps, Boat Wraps, Car Top Sign, License Plates.

Jenis Display yang dikerjakan antara lain Banner Stands, Digital Displays, Trade Show Displays, POP Displays, Table Covers, LED Display, Virtual Messengers. Sementara Neon Signs meliputi Neon Signs, Slim Edge Lit Signs, Solar Powered Signs. (jo-2)


 

Industri Grafis Visual Belum Dilirik Pengusaha

by TRIBUNE NEWSPhotos

Saat ini, industri signage, sign atau tanda yang berbentuk grafis visual, yang berguna menginformasikan khalayak khusus tentang pesan tertentu belum dilirik pengusaha.

Padahal pesatnya perkembangan dunia usaha, mendorong industri ini akan berkembang pesat dan bernilai miliaran rupiah.

“Ini merupakan bisnis multi-million dollars, yang menangani segmen pasar yang sangat luas," kata Steven Kusnadi, Direktur PT Priyamitra Satwika, master franchise Signarama Indonesia di Jakarta, Senin (4/5/2015).

Ia menyebut tuntutan perkembangan dunia usaha di Indonesia saat ini dan ke depan akan semakin membutuhkan signage dan akan meninggalkan pembuatan sign tradisional.

"Pentingnya signage yang berkualitas akan memberikan citra dunia usaha yang menggunakan sign menjadi berkelas di mata konsumennya dan akan meningkatkan apresiasi bagi kemajuan dunia usaha pengguna signage.

Sign yang berkualitas sangat menunjang kemajuan dunia usaha. Katakanlah sign brand atau merek di depan toko atau kantor buram dan jelek tentu akan negatif di mata konsumen, kata Steven.

Dikatakan Steven, masih ada yang menyebut industri sign ini dengan istilah digital printing. Sebutan itu tidak tepat karena sign industry ini jauh lebih luas cakupan maupun segmen pasarnya.

"Sign bisa berbentuk Outdoor/Indoor Signs, Banners, Decals, Lettering, Vehicle Wraps, Display, Neon Signs dan lainnya," katanya.

Saat ini, Signarama adalah satu-satunya perusahaan di Indonesia saat ini yang bergerak dalam bidang one stop full service retail signs business berupa layanan business services, design services dan digital printing.

Hasil kerjanya pun banyak dinikmati dari pemilik usaha toko, mall, hotel hingga kantor-kantor dan pameran-pameran besar, dari perusahaan kecil, menengah hingga besar.

Signarama berperan sebagai konsultan yang akan membantu customer dalam membuat Sign Program yang cocok untuk kebutuhan bisnis customer.

Tapi apa saja sih yang disebut sign ini? Ada banyak. Antara lain Building Signs, Custom Signs, Floor Mats, Magnetic Signs, Parking Signs, Real Estate and Site Signs, Pos and Panel Signs, Safety Signs, Sidewalk Signs, Traffic Signs, Yard Signs.

Kemudian Banners antara lain Custom Vinyl Banners, Banner Stands, Fabric Banners, Mesh Banners, Hanging Banners, Inflatables, Pennants and Buntings, Flag.

Decals antara lain Custom Decals, Bumper Stickers, Window Decals and Graphics, Floor Decals, Wall Decals and Murals.

Huruf/Lettering antara lain Vinyl RTA Lettering, Vehicle Lettering.

Wall Lettering, Window Lettering, Channel Letters, Specialty Lettering hingga pengerjaan signs untuk kendaraan/vehicle antara lain Vehicle Graphics, Vehicle Lettering, Vehicle Wraps, Boat Wraps, Car Top Sign, License Plates.

Signarama akan hadir pada event International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (the 13 IFRA) 2015 di Jakarta Convention Center, 29-31 Mei 2015 mendatang.

"Para pebisnis yang mau masuk ke bisnis ini atau konsumen bisa mengenai selak-beluk bisnis ini," katanya. (Eko Sutriyanto)


 

Masa Depan Cerah Industri Sign di Tanah Air

by INILAH EKONOMI

Masa Depan Cerah Industri Sign di Tanah Air

Industri sign (signage atau tanda) yakin tredorong Pertumbuhan ekonomi dengan makin pesatnya perkembangan dunia usaha di berbagai daerah di Tanah Air. Bisnis berkait pencetakan segala grafis visual (visual graphic) berkualitas terbaik tersebut akan menjadi trend di masa depan.

"Ini merupakan bisnis multi-million dollars, yang menangani segmen pasar yang sangat luas. Tuntutan dalam perkembangan dunia usaha di Indonesia saat ini dan ke depan akan semakin membutuhkan signage, dan ditinggalkannya pembuatan sign tradisional. Usaha ini sangat cerah di Indonesia," jelas Direktur PT Priyamitra, master franchise Signarama Indonesia Steven Kusnadi berdasarkan keterangan pers di Jakarta, Sabtu (02/05/2015).

Menurut Steven, yang berkantor di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan ini, pentingnya signage berkualitas memberikan citra dunia usaha yang menggunakan sign menjadi berkelas di mata konsumen dan meningkatkan apresiasi bagi kemajuan dunia usaha pengguna signage. "Sign yang berkualitas sangat menunjang kemajuan dunia usaha. Katakanlah sign brand atau merek di depan toko atau kantor buram dan jelek tentu akan negatif di mata konsumen," ujar Steven.

Ia mengakui istilah 'sign' memang masih belum familiar di Indonesia, namun di dunia, istilah itu sudah menjadi istilah umum yang bisa dipahami baik, sebagai bentuk grafis visual yang dibuat untuk menginformasikan khalayak khusus tentang pesan tertentu, bisa berbentuk outdoor atau indoor signs, banners, decals, lettering, vehicle, wraps, display, neon signs dan lainnya.

Tercatat, signarama satu-satunya perusahaan waralaba di Indonesia yang bergerak bidang 'one stop full service retail signs business' dengan layanan meliputi, business services, design services, dan digital printing. Hasil kerjanya pun banyak dinikmati pemilik usaha toko, mall, hotel hingga kantor-kantor dan pameran-pameran besar, dari perusahaan kecil, menengah hingga besar.

"Publik Indonesia mungkin masih belum familiar dengan istilah sign atau sign industry. Ada juga yang menyebutnya seperti digital printing tapi tidak tepat karena sign industry ini jauh lebih luas cakupan maupun segmen pasarnya," ujar Steven dia.

Signarama akan hadir pada event International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (the 13 IFRA) 2015 di Jakarta Convention Center, 29-31 Mei 2015 mendatang. Para pebisnis yang mau masuk ke bisnis tersebut atau konsumen bisa mengenai selak-beluk bisnis tersebut.

Tercatat, mulai 2013, PT Priyamitra Satwika sebagai pemegang master franchise Signarama, perusahaan dipercayakan mengembangkan bisnis Signarama di Indonesia. Sudah 29 tahun Signarama menjadi bagian kesuksesan sistem business-to-business franchise brands dan menjadi sign di bagian terdepan industri tersebu di seluruh dunia.

"Pasar signage di dunia mengalami pertumbuhan rata-rata 15 persen per tahun dengan nilai US$49 miliar (2011) dan menurut International Sign Association (ISA), industri ini angka ini akan terus bertumbuh sejalan dengan perluasan industri sign di dunia. Signarama sendiri saat ini sudah ada 1.000 outlet di seluruh dunia di52 negara, termasuk Singapura dan Australia, dan brand Signarama menjadi brand besar dunia yang masuk ke dalam Top 100 Global Franchise tahun 2015 oleh Franchise Direct. Signarama yang sudah ada sejak 3 dekade lalu di Florida, Amerika Serikat, memproyeksikan tahun 2016 mendatang akan tersebar di 1.200 lokasi di seluruh dunia.

Tak hanya itu, terang dia, Signarama berperan sebagai konsultan yang membantu customer dalam membuat sign program yang cocok untuk kebutuhan bisnis customer. Signarama membantu membuatkan design dalam waktu singkat dan dengan biaya yang terjangkau, sedangkan dalam pencetakan, Signarama dilengkapi dengan mesin-mesin yang canggih.[aji]


 

Masa depan industri sign di Indonesia akan berkembang

by ANTARA NEWS

Masa depan industri sign di Indonesia akan berkembang

Pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan makin pesatnya perkembangan dunia usaha di berbagai daerah di Indonesia diyakini akan mendorong industri sign (signage atau tanda) berkembang pesat.

Bisnis yang berkait dengan pencetakan segala grafis visual (visual graphic) dengan kualitas terbaik ini akan menjadi trend ke depan.

"Ini merupakan bisnis multi-million dollars, yang menangani segmen pasar yang sangat luas. Tuntutan dalam perkembangan dunia usaha di Indonesia saat ini dan ke depan akan semakin membutuhkan signage, dan ditinggalkannya pembuatan sign tradisional. Usaha ini sangat cerah di Indonesia," kata Steven Kusnadi, Direktur PT Priyamitra Satwika, master franchise Signarama Indonesia dalam keterangan pers di Jakarta, Senin.

Menurut Steven, pentingnya signage yang berkualitas akan memberikan citra dunia usaha yang menggunakan sign menjadi berkelas di mata konsumennya dan akan meningkatkan apresiasi bagi kemajuan dunia usaha pengguna signage.

"Sign yang berkualitas sangat menunjang kemajuan dunia usaha. Katakanlah sign brand atau merek di depan toko atau kantor buram dan jelek tentu akan negatif di mata konsumen," katanya.

Diakuinya istilah “Sign” memang masih belum familiar di Indonesia, namun di dunia istilah itu sudah menjadi istilah umum yang bisa dipahami dengan baik, sebagai bentuk grafis visual yang dibuat untuk menginformasikan khalayak khusus tentang pesan tertentu, bisa berbentuk Outdoor/Indoor Signs, Banners, Decals, Lettering, Vehicle Wraps, Display, Neon Signs dan lainnya.

Signarama adalah satu-satunya perusahaan di Indonesia saat ini yang bergerak dalam bidang "one stop full service retail signs business" dengan layanannya meliputi: business services, design services, dan digital printing. Hasil kerjanya pun banyak dinikmati dari pemilik usaha toko, mall, hotel hingga kantor-kantor dan pameran-pameran besar, dari perusahaan kecil, menengah hingga besar.

"Publik Indonesia mungkin masih belum familiar dengan istilah sign atau sign industry. Ada juga yang menyebutnya seperti digital printing tapi tidak tepat karena sign industry ini jauh lebih luas cakupan maupun segmen pasarnya," ujar Steven.

Signarama akan hadir pada event International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (the 13 IFRA) 2015 di Jakarta Convention Center, 29-31 Mei 2015 mendatang. Para pebisnis yang mau masuk ke bisnis ini atau konsumen bisa mengenai selak-beluk bisnis itu.

Dimulai pada tahun 2013, PT Priyamitra Satwika sebagai pemegang master franchise Signarama, perusahaan ini dipercayakan untuk mengembangkan bisnis Signarama di Indonesia. Sudah 29 tahun Signarama menjadi bagian dari kesuksesan sistem business-to-business franchise brands, dan menjadi sign di bagian terdepan industri ini di seluruh dunia.

Editor: Tasrief Tarmizi


 

Pemain Tunggal di Bisnis Franchise Signage

by MAJALAH FRANCHISE


 

Industri Diprediksi Mulai TinggalkanSignage

by REPUBLIKA ONLINE

Sebagai salah satu alat promosi, papan petunjuk (signage) memiliki peranan penting. Maka tidak jarang signage dibuat dengan sekreatif dan sebaik mungkin. Keberadaan signage yang berkualitas akan menjadikan dunia usaha jadi berkelas di mata konsumen. Serta meningkatkan apresiasi bagi kemajuan dunia usaha pengguna signage.

"Sign yang berkualitas akan menunjang kemajuan dunia usaha. Katakanlah sign brand atau mereka di depan toko buram atau jelek, tentu akan negatif di mata konsumen," ujar Steven Kusnadin Direktur PT Priyamita Satwika, Master Franchise Signarama Indonesia.

Diakuinya istilah “Sign” memang masih belum familiar di Indonesia, namun di dunia istilah itu sudah menjadi istilah umum yang bisa dipahami dengan baik, sebagai bentuk grafis visual yang dibuat untuk menginformasikan khalayak khusus tentang pesan tertentu, bisa berbentuk Outdoor/Indoor Signs, Banners, Decals, Lettering, Vehicle Wraps, Display, Neon Signs dan lainnya.

Ia memperkirakan saat ini dan ke depan dunia usaha akan semakin membutuhkan signage dan ditinggalkanya pembuatan sign tradisional. Karena itu usaha di bidang ini akan semakin berkembang ke depannya.

"Pasar signage di dunia rata-rata tumbuh 15 persen per tahun dengan nilai 49 miliar dolar AS pada 2011, dan menurut International Sign Association (ISA) angka itu akan terus tumbuh sejalan dengan perluasan industri sign di dunia," kata dia. Karena itu, sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia saat ini yang bergerak dalam bidang ‘one stop full service retail signs business’, Steven yakin pihaknya dapat menjadi pioner dalam bisnis ini. 

"Kami akan hadir pada event International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (the 13 IFRA) 2015. Pebisnis yang mau masuk ke bisnis ini atau konsumen bisa mengenai selak-beluk bisnis ini," kata dia.


 

Masa Depan Industri Sign di Indonesia akan Berkembang

by CENTRUM POST

0 33

Centrumpost.com, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan makin pesatnya perkembangan dunia usaha di berbagai daerah di Indonesia diyakini akan mendorong industri sign (signage atau tanda) berkembang pesat.

Bisnis yang berkait dengan pencetakan segala grafis visual (visual graphic) dengan kualitas terbaik ini akan menjadi trend ke depan.

 

“Ini merupakan bisnis multi-million dollars, yang menangani segmen pasar yang sangat luas. Tuntutan dalam perkembangan dunia usaha di Indonesia saat ini dan ke depan akan semakin membutuhkan signage, dan ditinggalkannya pembuatan sign tradisional. Usaha ini sangat cerah di Indonesia,” kata Steven Kusnadi, Direktur PT Priyamitra Satwika, master franchise Signarama Indonesia dalam keterangan pers di Jakarta, Senin.

Menurut Steven, pentingnya signage yang berkualitas akan memberikan citra dunia usaha yang menggunakan sign menjadi berkelas di mata konsumennya dan akan meningkatkan apresiasi bagi kemajuan dunia usaha pengguna signage.

“Sign yang berkualitas sangat menunjang kemajuan dunia usaha. Katakanlah sign brand atau merek di depan toko atau kantor buram dan jelek tentu akan negatif di mata konsumen,” katanya.

Diakuinya istilah “Sign” memang masih belum familiar di Indonesia, namun di dunia istilah itu sudah menjadi istilah umum yang bisa dipahami dengan baik, sebagai bentuk grafis visual yang dibuat untuk menginformasikan khalayak khusus tentang pesan tertentu, bisa berbentuk Outdoor/Indoor Signs, Banners, Decals, Lettering, Vehicle Wraps, Display, Neon Signs dan lainnya.

Signarama adalah satu-satunya perusahaan di Indonesia saat ini yang bergerak dalam bidang “one stop full service retail signs business” dengan layanannya meliputi: business services, design services, dan digital printing. Hasil kerjanya pun banyak dinikmati dari pemilik usaha toko, mall, hotel hingga kantor-kantor dan pameran-pameran besar, dari perusahaan kecil, menengah hingga besar.

“Publik Indonesia mungkin masih belum familiar dengan istilah sign atau sign industry. Ada juga yang menyebutnya seperti digital printing tapi tidak tepat karena sign industry ini jauh lebih luas cakupan maupun segmen pasarnya,” ujar Steven.

Signarama akan hadir pada event International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (the 13 IFRA) 2015 di Jakarta Convention Center, 29-31 Mei 2015 mendatang. Para pebisnis yang mau masuk ke bisnis ini atau konsumen bisa mengenai selak-beluk bisnis itu.

Dimulai pada tahun 2013, PT Priyamitra Satwika sebagai pemegang master franchise Signarama, perusahaan ini dipercayakan untuk mengembangkan bisnis Signarama di Indonesia. Sudah 29 tahun Signarama menjadi bagian dari kesuksesan sistem business-to-business franchise brands, dan menjadi sign di bagian terdepan industri ini di seluruh dunia.


 

Industri Sign di Indonesia Diprediksi Berkembang

by MEDAN BISNIS

MedanBisnis - Jakarta. Pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan makin pesatnya perkembangan dunia usaha di berbagai daerah di Indonesia diyakini akan mendorong industri sign (signage atau tanda) berkembang pesat.
Bisnis yang berkait dengan pencetakan segala grafis visual (visual graphic) dengan kualitas terbaik ini akan menjadi trend ke depan. "Ini merupakan bisnis multi-million dollars, yang menangani segmen pasar yang sangat luas. Tuntutan dalam perkembangan dunia usaha di Indonesia saat ini dan ke depan akan semakin membutuhkan signage, dan ditinggalkannya pembuatan sign tradisional. Usaha ini sangat cerah di Indonesia," kata Steven Kusnadi, Direktur PT Priyamitra Satwika, master franchise Signarama Indonesia dalam keterangan pers di Jakarta, Senin lalu.

Menurut Steven, pentingnya signage yang berkualitas akan memberikan citra dunia usaha yang menggunakan sign menjadi berkelas di mata konsumennya dan akan meningkatkan apresiasi bagi kemajuan dunia usaha pengguna signage. "Sign yang berkualitas sangat menunjang kemajuan dunia usaha. Katakanlah sign brand atau merek di depan toko atau kantor buram dan jelek tentu akan negatif di mata konsumen," katanya.

Diakuinya istilah "Sign" memang masih belum familiar di Indonesia, namun di dunia istilah itu sudah menjadi istilah umum yang bisa dipahami dengan baik, sebagai bentuk grafis visual yang dibuat untuk menginformasikan khalayak khusus tentang pesan tertentu, bisa berbentuk outdoor/indoor signs, banners, decals, lettering, vehicle wraps, display, neon signs dan lainnya.

Signarama adalah satu-satunya perusahaan di Indonesia saat ini yang bergerak dalam bidang one stop full service retail signs business dengan layanannya meliputi: business services, design services, dan digital printing. Hasil kerjanya pun banyak dinikmati dari pemilik usaha toko, mal, hotel hingga kantor-kantor dan pameran-pameran besar, dari perusahaan kecil, menengah hingga besar.

"Publik Indonesia mungkin masih belum familiar dengan istilah sign atau sign industry. Ada juga yang menyebutnya seperti digital printing tapi tidak tepat karena sign industry ini jauh lebih luas cakupan maupun segmen pasarnya," ujar Steven.
Signarama akan hadir pada event International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (the 13 IFRA) 2015 di Jakarta Convention Center, 29-31 Mei 2015 mendatang. Para pebisnis yang mau masuk ke bisnis ini atau konsumen bisa mengenai selak-beluk bisnis itu.

Dimulai pada tahun 2013, PT Priyamitra Satwika sebagai pemegang master franchise Signarama, perusahaan ini dipercayakan untuk mengembangkan bisnis Signarama di Indonesia. Sudah 29 tahun Signarama menjadi bagian dari kesuksesan sistem business-to-business franchise brands, dan menjadi sign di bagian terdepan industri ini di seluruh dunia. (ant)